Showing posts with label Religi. Show all posts
Showing posts with label Religi. Show all posts

Saturday, April 6, 2013

Sholat Malam Menyehatkan & Menenteramkan

Alloh SWT berfirman :
 
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya  : “Dan pada sebagian malam lakukanlah salat Tahajud (sebagai suatu ibadah tambahan bagimu). Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji”. (Al Isra: 79). 
Salah satu hadis Nabi SAW menyebutkan: “Shal at yang paling utama sesudah salat fardhu, adalah shalat sunnah path waktu malam”. (HR Muslim) Ayat Alquran dan hadis Rasullulah itu menunjukkan betapa penting makna salat tahajud, salat malam atau qiyamulail, di antara salat wajib yang lima waktu, dan di antara banyak salat sunnah. Begitu besar makna salat malam itu, juga dibuktikan dengan banyaknya ayat-ayat dalam Kitab Suci yang menyebutkan dan menganjurkannya. 
Misalnya Al Muzamil: 3, As Sajdah: 16, Ada Dzariyat: 18, Al Furqon: 64,Ali Imran:113-1l5). Ketika hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad bersabda: “Wahai sekalian manusia, sebarkanl ah salam, berilah makan (orang-orang kepada miskin), sambunglah tali silaturahmi dan salatlah di malam han di saat orang-orang tidur nyenyak. Maka kalian akan masuk surga dengan selamat” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah). Sabda itu adalah sebagai pesan pertama yang disampaikan oleh Nabi setelah perjalanan panjang dan Mekah. Sekali lagi hal itu menunjukkan betapa penting makna salat malam bagi orang-orang yang beniman dalam hubungan dengan Allah-nya.

Waktu :
Salat Tahajud adalah salat sunnah di malam hani setelah tidur lebih dulu. Bisa dilakukan setelah salat Isya. Namun karena persyaratan salat sunah itu dilakukan sesudah tidur, rasanyajarang sekali orang yang melakukan hal itu sesudah salat Isya. Meskipun salat Isya bisa juga dilakukan di tengah malam atau sesudahnya sebelum tiba waktu subuh. Apalagi ada kebiasaan pada umat Islam untuk menunggu saat salat Isya setelah Magrib. Jarak waktu antara ke dua salat wajib itu yang relatifpendek, banyak diisi dengan ibadah-ibadah lain. Misalnya zildr, tadarus, mendalami makna Al Quran, thu lain-lain. Sehingga usai salat Isya waktu masih ferlalu sore untuk tidur. Namun yang paling utama salat malam itu dilakukan path sepertiga malam akhir, yaitu kira-kira mulai pukul 02.00 sampai thtang waktu subuh. Hal itu berdasarkan hadis Nabi yang menyebutkan: “Allah SWT turun ke dunia pada sepertiga malam, kemudian berfirman: ‘Apabila ada yang memanggil-Ku, AKu akan menyambutnya. Apabila ada yang meminta, Aku akan memberinya. Apabila ada yang bertobat, Aku akan mengampuninya, sampai waktu subuh tiba”. (HR Al-Bukhari, Malik, Muslim, thu Al Thmidzi). Secara garis besar , malam hari terbagi menjadi tiga, antara lain sebagai berikut :
1. Sepertiga malam pertama, sesudah salat Isa - 22.00
2. Sepertiga malam kedua, pukul 22.00 - 01.00
3. Sepertiga terakhir, jam 01.00 - menjelang salat Subuh

Bangun :
Hal yang paling sulit untuk melaksanakan salat malam adalah bangun dari tidur. Jam 01.00 dan selebihnya, bahkan sampai menjelang subuh, biasanya adalah saat nilcmatnya tidur. Udara sejuk sehingga membuai orang untuk teffip di dalam selimutnya. Bangun untuk salat malam membutuhkan niat yang kuat. Niat untuk menjalankan ibadah. Walau ibadah sunah, tetapi seperti Sabda Nabi, adalah yang paling utama sesudah salat fardu. Jika niat dalam hati sudah tumbuh, tinggallah bagaimana melaksanakan. Untuk memperkuat niat, sangat baik membaca buku-buku tentang makna thu manfaat qiyamulail. Banyak ulama dan sarjana agama yang telah menulis buku-buku tentang manfaat dan makna qiyamulail, dalam kaitan dengan kedudukan manusia di hadapan Allah. Bangun tengah malam untuk salat butuh kebiasaan. Cara membiasakan itulah yang hams dirintis dalam jangka waktu tertentu. Untuk itu ada beberapa cara :
1.Yang paling gampang adalah memasang alarm jam. Dalam jangka waktu tertentu, kebiasaan bangun akan terjadi dengan sendirinya. Untuk itu ada yang butuh waktu pendek, satu atau dua minggu, ada yang lebih lama.
2.Ada yang tanpa alarm pun bisa membangun kebiasaan itu. Yaitu dengan menanamkan niat dalam hati kuat-k uat, didukung dengan mencatat dalam ingatan, bahwa nanti akan bangun pada jam 01.00,02.00, atau 03.00. Hal itu dilakukan pada waktu mau tidur, niat diperkuat terus sampai benar-benar tertidur. Terutama sesudah membaca tiga surat terakhir dalam Alquran, yaitu Surat Al Iklhas, Al Falaq dan An Nas, ditambah Ayat Kursi.
3.Hilangkan kebiasaan begadang sehingga cukup waktu untuk tidur dan perangi kemalasan.
4.Biasakan menjalankan amalan-amalan yang dijalankan oleh Rasul.

Cara :
Ada beberapa cara pelaksanaan salat tahajud yang biasa dilakukan oleh Rasul :
1.Salat lail 11 rakaat dengan format 4-4-3. Yaitu 4 rakaat lalu salam, 4 rakaat lalu salam, kemudian 3 rakaat lalu salam. Tiga rakaat yang terakhir adalah salat witir. Hal itu berdasarkan hadis fi’li (perbuatan Nabi SAW) yang bersumber dari Aisyah ra, istri Nabi. (HSR al Bukhari dan Muslim).
2.Salat lail 11 rakaat dengan format 8-2-1. Dan Sad bin Hisyam bin Amir ra, bahwa ketika ia bertanya tentang shalat malam kepada Ibn Abbas, maka Ibn Abbas mempersilakan Sad bertanya kepada Ummul Mu’minin Aisyah.
Aisyah menjawab: “Karni rnenyiapkan untuk beliau siwaknya dan alat bersucinya. Lalu Allah rnernbangunkannya bagi apa sajayangAllah kehendaki. Beliau lalu bersiwak dan berwudlu, lalu shalat 8 rakaat tanpa duduk di dalarnnya kecuali pada rakaat ke 8. Beliau dzikir dan berdoa, kern udian salarn dengan salarn yang karni dapat rnendengarnya. Kernudian beliau salat 2 rakoat dalarn keadan duduk setelah itu salarn. Kernudian beliau salat 1 rakoat. Dernikian itulah 11 rakaat wahai anakku...” (HSR A1-Nasai, Abu Dawud, thri Sad bin Hisyam, thri Ibn Abbas, dan Aisyah ra.)
3.Salat lail 11 rakaat dengan format 2-2-2- 2-2-1. Yaitu salam pada tiap dua rakaat sampai sepuluh rakaat dan ditutup dengan sam rakaat salat witir. Dari Aisyah ra bahwa: “Rasulullah saw mengerjakan salat lail pada waktu antara selesai salat Isya yang disebut orang sebagai Atarnah- sarnpai fajar sebelas rakaat. Beliau mengucapkan salam pada tiap dua rakaat dan beliau melakukan witir satu rakaat (HSR Muslim, al Nasai, Abu Dawud, Abmad, al Darimi). Hadis itu sekaligus menjelaskan tentang waktu salat lail, yaitu antara setelah Isya sampai sebelum masuk waktu Subuh. Tentang salat lail 10 rakaat ditambah 1 rakaat salat witir itu juga dijelaskan dalam satu hadis riwayat Muslim dan Aisyah ra, bahwa: “Shalat Rasullullah saw di malam han adalah 10 rakaat dan witir dengan satu rakaat, lalu beliau salat 2 rakaat sunatfajar makajadilah 13 rakaat “. (HSR Muslim: 1211 melalui al Qasim bin Muhammad bin Abi Bakr al-Shiddiq, dan Aisyah ra.) Dua rakaat terakhir, salat sunah fajar, tidak tergolong salat malam. Surat-surat yang dibaca pada umumnya adalah Al Kafirun , Al flchlas, Al Falak dan An Nas. Namun baik pula membaca surats urat pendek lain dalam AiQuran. Dalam salat Witir, path rakaat pertama dibaca surat Al A’la, rakaat kedua dan ketiga Al Kafirun dan Al llchlas. Path rakaat terakhir itu selain Al Ikhlas ada pula yang menambah dengan Al Falak dan An Nas.

Makna :
Selain makna berkaitan dengan amalan ibadah dan hubungan antara manusia dengan penciptanya Allah SWT, menurut penelitian para ahli, salat malam juga memberi manfaat sebagai berikut :
1.Salat malam thpat meningkatkan thya tahan organ tubuh, seperti jantung, otak, dan anggota tubuh lain. Secara psikologis, salat malam membuat kita diliputi ketenangan dan dibebaskan dan segala macam kegundahan, kegelisahan, dan kekawatiran. Hal itu akan membantu kelancaran peredaran darah ke seluruh tubuh.
2.Terhindar dan sakit tulang punggung, karena gerakan salat menyehatkan tulang. Penelitian menunjukkan mereka yang menjalani salat malam, tentu saja sesudah salat fardu dan salat sunah lainnya, terhindar dan sakit tulang punggung ketimbang yang tidak melaksanakan salat tahajud.
3.Salat tahajud merupakan upaya relaksasi din sehingga kekuatan din lebth tangguh ketika menghadapi tekanan dan luar. Terbentengi dan stress yang sangat mengganggu kesehatan. Karena stress menyebabkan terjadinya pengeluaran cairan tubuh (hormon) dan penguapa n yang lebth cepat.
4.Menurut para ahli bioteknologi, salat Tahajud dapat digunakan untuk menghilangkan rasa sakit pasien pengidap penyakit kanker. Secara emosional salat itu dapat menguatkan kesiapan pasien ketika akan menjalani operasi.



Read more

Friday, February 1, 2013

Cinta dan Pernikahan

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian sesuatu itu (dalam hal ini cinta) tergantung dari bingkainya. Ada cinta yang dibingkai dengan sesuatu yang suci dan halal namun ada juga yang dibingkai dengan sesuatu yang kotor dan haram. Dan cinta juga bukan hanya sekedar ketertarikan secara fisik belaka. Ketertarikan secara fisik hanyalah salah satu awal atau permulaan cinta, dan itu hanya pemicunya aja, tetapi bukan puncaknya. Dan menyukai keindahan adalah sudah menjadi fitrah manusia. Rasa cinta terhadap seseorang disamping dilihat dari keindahan bentuk dan rupa juga harus disertai atau melihat keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik. Rasulullah saw bersabda : 
"Nikahilah perempuan karena empat hal, yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikkannya, karena agamanya. Meski demikian, hendaklah kamu mengutamakan perempuan yang taat beragama, karena hal itu akan menguntungkan dirimu". (HR. Bukhari-Muslim)

Rasulullah saw bersabda,
" Barangsiapa yang menikahi perempuan karena kedudukannya, maka Allah tidak akan menambah tinggi kedudukannya kecuali akan membenamkannya ke dalam kenistaan. Barangsiapa yang menikahi perempuan karena nasabnya, maka ALLAH tidak akan menambah kedudukannya kecuali akan memebenamkannya ke dalam kehinaan. Barangsiapa yang menikahi perempuan tiada lain kecuali karena ingin menjaga pandangan matanya, menjaga kemaluannya, atau ingin mencurahkan kasih sayangnya, maka ALLAH akan memberkahi dirinya karena perempuan itu, dan ALLAH memberkahi perempuan itu karena dirinya". (HR.Thabrani)

Perasaan cinta itu sejatinya adalah fitrah. Pada awalnya perasaan cinta bisa diibaratkan dengan bibit sebuah bunga. Agar bibit tersebut dapt tumbuh dengan baik dan subur ya harus dirawat, dijaga, dipupuk dan disirami. Dan agar bunga tersebut dapat tumbuh dengan indah dan sempurna, maka harus disah-kan dengan yg namanya ijab qabul. Karena kalo ngga, berbagai macam tumbuhan liar, rumput liar dan bahkan hama akan menyertai tumbuhnya bunga tersebut, bahkan mungkin bisa merusak, mengurangi keindahannya, dan bahkan mungkin bisa menjadikan bunga tersebut mati.

Islam adalah agama fitrah karena itulah Islam tidaklah membelenggu perasaan manusia. Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia. Akan tetapi Islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu… dijaga, dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya. Islam membersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram…

Dan bagi insan yang saling mencintai pernikahan adalah sesuatu yang harus menjadi tujuan utama mereka. Karena jika gak dibingkai dalam lembaga pernikahan, dikhawatirkan cinta itu justru akan menjerumuskan manusia ke lembah dosa dan jurang kemaksiatan.

PERNIKAHAN adalah obat yang sangat tepat bagi dua orang anak manusia yang saling mencintai agar terhindar dari dosa dan maksiat. Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan ALLAH SWT sebagai pemersatunya. Jika dilandasi oleh niat yang suci, maka gak ada yang melebihi ikatan ini. Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana dua orang yang saling mencintai memilih untuk hidup bersama dan berjanji untuk saling mengasihi, saling menyayangi, saling menghormati dan berbagi hidup baik suka maupun duka… *merinding euy.. *

Read more

Saturday, March 3, 2012

Kenapa Bayi Menangis Waktu Lahir ?

Berbagai jawaban pasti mucul… mulai yang konyol, mitos, mengira-ngira berusaha ilmiah dll. Ada yang bilang menangis karena melihat dunia penuh kemaksiatan dan dosa… ada yang bilang kaget liat dokter dan perawatnya ok gede gede… pokoknya macem macem lah jawabannya… tapi sekarang saya bahas dai sisi yang lain lagi….. sisi bayinya sendiri. 
Selama 9 bulan mulai dari setitik air hingga menjadi janin bayi begitu dekat dengan ibunya, merasakan segala perasaan baik dan buruk dari ibunda, bisa mendengar suara dan musik yang ada dan didengarkan bersama ibunda. Teori bahwa mendengar lagu Mozart meningkatkan kecerdasan bayi tentunya berasal dari asumsi bahwa bayi dan ibu ikut mendengar lagu tersebut, merasakan keindahan bersama… menimbulkan ketenangan bersama hingga meningkatkan kinerja dan metabolisme sehingga perkembangan jadi baik…. Setiap waktu si bayi mendengarkan denyut jantung, suara napas ibunda, suatu hal yang menenangkan dia karena tahu ibunda selalu berada didekatnya. So, sewaktu lahir ke dunia ini bayi harus bernapas sendiri ….pada bayi yg sehat tentunya…. Kemudian dia merasa dijauhkan dari ibunya… tidak ada denyut jantung yang menenangkan dia, suara baru yg ramai mengagetkan bayi dan dia ingin segera dekat ibunda agar merasa aman. Makanya muncul cara baru yg disebut Inisiasi Munyusu Dini (IMD)… bukan menyusu pada mbak Dini …maaf buat yg bernama Dini kqkqkq… IMD merupakan cara mendekatkan diri bayi kepada ibu mengarah pada kodrat yg sebenarnya. Begitu lahir bayi diletakkan pada dada ibu agar dia mendengar kembali denyut jantung ibunda, setelah itu rangsang bau susu membuat dia secara naluri akan berusaha bergerak ke arah areola ibu untuk mulai menyusui… ini merupakan awal kehidupan yang baik. Namun teori ini tidak selalu disetujui…bahkan petugas kesehatan sekalipun…begitu bayi lahir langsung dipindah ke ruangan lain yg berjauhan dengan ibunda, dengan alasan, agar bayinya lebih terpantau atau dihangatkan dulu atau ibunya lagi capek… pokoknya macam macam alasan buat memisahkan Lha ini ibu dan anak udah bersama sama selama 9 bulan… berdekatan tapi belum ketemu langsung… lha saat udah bisa ketemu kok malah dipisah …kasian. Kalo aja bayi bisa ngomong atau kita bisa baca pikirannya pasti dia bilang gini: hak saya untuk ketemu ibunda saya kok dirampas …hak saya mendapat ASI kok dirampas … emang cuman orang dewasa yang boleh punya HAM …biar kecil saya ini manusia …. Jadi punya HAM juga …Perlu diketahui bahwa menyusui pada anak adalah hak bayi… kewajiban ibu memenuhi hal itu dan tidak boleh seorangpun menghalanginya. Kalo dari sisi agama islam itu ada di Alquran… di pernyataan WHO juga ada…Sampe tahun 1960 an di Eropa dan negara maju lainnya hanya 1 dari 5 bayi yg pake ASI… sekarang terbalik dari 5 bayi..4 pake ASI….Berarti keadaan kita masih sama dengan mereka tahun 1960 an… makanya ayo maju… jangan mundur terus…. beri ASI pada anak2 kita ….jangan termakan iklan sufor. Karena itu masyarakat juga harus ikut meminta pada petugas kesehatan kalo melahirkan ananda langsung didekatkan dengan ibunda, agar cara ini semakin meluas dan diterima banyak pihak… diakhir posting ini saya menampilkan film tentang IMD yg dilakukan di Klaten… membuktikan bahwa orang Indonesia … juga bisa IMD…Nah, lalu mengapa mereka menangis? Baiklah, Tahukah saudara bahwa setan telah mengikuti Saudara sejak pertama laki saudara menatap dunia ini, menginjakkan kaki di dunia ini?. Mereka menggoda saudara agar senantiasa menjauhi ajaran-ajaran yang dibawa oleh Nabi saw. Rasulullah pun tak lepas dari berbagai tipu muslihat setan yang selalu menyertainya, bedanya Rasulullah ada yang selalu melindungi, yaitu Allah Ta’ala, sehingga beliau senantiasa terhindar dari tipu daya setan. Terus apa hubungannya antara setan yang mengikuti bayi sejak lahir dengan tangisan mereka saat dilahirkan? Tentu ada hubungannya, usut mau diusut, ternyata nich, bayi-bayi itu menangis disebabkan karena mereka ditikam oleh setan-setan laknatullah, tepatnya dibagian perut mereka, dan ini tidak dapat dilihat oleh manusia secara kasat mata, tapi dapat di rasakan oleh sang bayi sehingga mereka merasa sakit dan akhirnya menangislah mereka..Diriwayatkan oleh Abu Hurairah, beliau berkata, “ Saya mendengar Rasulullah bersabda,’ tidak ada seorang anak Adam yang lahir kecuali di pegang oleh setan ketika ia dilahirkan, sehingga ia berteriak menangis karena pegangan setan, kecuali maryam dan anaknya.’ “ Hal ini juga disampaikan oleh Ibnu Abbas yang diriwayatkan oleh Ad Darami, beliau berkata, “ Tidak ada seorang anak yang lahir, kecuali ia menangis, setan memegang perutnya hingga ia menangis kecuali Isa putra maryam” Bagaimana saudaraku, jelaskan? Pertanyaan selanjutnya, mengapa setiap bayi yang lahir diperintahkan agar diperdengarkan suara Adzan di telinga kanannya dan di iqamahi di telinga kirinya? Yup, tak lain dan tak bukan adalah agar setan-setan yang menyertai sang bayi tersebut lari terbirit-birit, (he..he..setan juga bisa lari terbirit-birit tho!) hal ini di sebabkan rasa takut mereka atas lafadz Allah. Sehingga mereka tidak lagi mengganggu bayi mungil tersebut. Manfaat lain dari adzan tersebut adalah agar yang pertama kali di dengar sang bayi saat di dunia ini adalah lafadz-lafadz Ilahi, sehingga di harapkan nantinya mereka menjadi manusia yang sholeh dan selalu ingat akan Allah. Subhanallah. Sebagaimana telah kita ketahui sebelumnya penyebab menangisnya seorang bayi ketika lahir, yaitu karena setan menikam mereka. Untuk itu menurut Jamal Abdurrahman dalam bukunya “ Cara Nabi Menyiapkan Generasi “ mengatakan bahwa adzan berfungsi sebagai tikaman balik kepada setan yang selalu berusaha merusak generasi.Setan lari ketika mendengar suara Adzan. Allah memperdengarkan kepada setan apa yang membuatnya marah dan takut. Jadi adzan adalah pusaka ampuh pengusir setan dan sebangsanya.. So, Tidak jamannya lagi pakai jampi-jampi atau semacamnya tuk mengusir setan yang membelenggu tubuh kita, karena sejatinya itu adalah perbuatan syirik. Dan syirik itu salah satu dosa besar yang dengan mudah mengantarkan manusia menuju neraka jahim. Naudzubillah.
Read more

Wednesday, February 22, 2012

Sabar & Tawakal Menghadapi Ujian

 Di dalam surah Al-Baqarah Allah سبحانه و تعالى menyatakan bahwa agar berhak memasuki surga orang-orang beriman mesti melalui berbagai ujian terlebih dahulu. Sebagaimana umat beriman di masa lalu juga mengalami berbagai ujian. Allah سبحانه و تعالى berfirman :

 أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ 
 الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat". (QS Al-Baqarah [2] : 214)
Subhaanallah...!
Coba bayangkan. Sudahlah para sahabat memang sedang menjalani masa sulit dengan aneka ujian dan cobaan di masa itu. Tetapi lihatlah bagaimana Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم mendidik para sahabat untuk bersabar dan melipat-gandakan kesabaran. Justeru mendengar apa yang dikatakan oleh Khabab ibnul Arat malah Rasulullah صلى الله عليه و سلم memberikan bayangan ujian kesulitan hidup yang jauh lebih dahsyat yang telah menimpa generasi terdahulu sebelum para sahabat. Ujian generasi terdahulu lebih berat lagi dibandingkan ujian para sahabat. Padahal apa yang dialami oleh para sahabat-pun bukanlah ujian dan cobaan yang ringan..! Bahkan Nabi صلى الله عليه و سلم mengakhiri pesannya kepada Khabab dengan menegurnya secara keras dan menilainya sebagai bagian dari golongan yang tidak sabar...!!

وَلَيُتِمَّنَّ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى هَذَا الْأَمْرَ حَتَّى يَسِيرَ الرَّاكِبُ مَا بَيْنَ صَنْعَاءَ إِلَى حَضْرَمَوْتَ لَا يَخْشَى إِلَّا اللَّهَ تَعَالَى وَالذِّئْبَ عَلَى غَنَمِهِ وَلَكِنَّكُمْ تَعْجَلُونَ

Dan sungguh, benar-benar Allah Tabaaraka Wa Ta'ala akan menyempunakan urusan (agama) ini hingga ada seorang pengendara berjalan dari Shan'a menuju Hadarmaut dalam keadaan tidak takut kepada siapa pun kecuali kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau khawatir kambingnya akan dimakan serigala. Akan tetapi kalian terburu-buru." (HR. Ahmad, No. 20148)

Bahkan Nabi صلى الله عليه و سلم menilai Khabab sebagai bagian dari golongan yang tidak sabar. Padahal Khabab, seorang pandai besi, adalah salah seorang sahabat yang telah mengalami penyiksaan yang sungguh hebat di masa awal da’wah Islam di Mekkah sebelum hijrah. Sya'bi, salah satu kawan sependeritaan Khabab, menggambarkan kegilaan orang-orang Quraisy yang menyiksa Khabab. Orang-orang kafir itu datang kepada Khabab dan menyeretnya keluar kemudian menindihnya dengan batu yang membara, hingga meluluhkan dagingnya. Namun hati Khabab tak sedikitpun terpengaruh, justru membuat ia semakin yakin akan kebenaran risalah yang diikutinya.Sahabatnya yang lain menceritakan bahwa orang-orang kafir itu datang ke rumah Khabab. Mereka membakar besi-besi yang hendak dijadikan pedang. Kemudian setelah membara mereka gunakan untuk tiang mengikat tangan, kaki, berikut tubuh Khabab. Inilah di antara yang telah dialami oleh generasi pertama ummat Islam. Namun Rasulullah صلى الله عليه و سلم menyebut Khabab sebagai “Akan tetapi kalian terburu-buru.” Lalu Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم membandingkan dengan ujian yang telah dialami oleh ummat beriman di masa lalu. Seolah ingin mengatakan bahwa sabar dan meilpatgandakan kesabaran menghadapi ujian berat merupakan prasyarat untuk meraih kemenangan dan masuk surga.

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

"Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir". (QS. Al-Baqarah [2] : 250)

Syarat kedua agar orang-orang beriman meraih kemenangan dan berhak masuk taman keabadian penuh kenikmatan (yakni surga) ialah keharusan bertawakkal semata kepada Allah سبحانه و تعالى . Bilamana berbagai ujian dan penderitaan yang dialami kaum mukminin telah sampai ke derajat dimana orang-orang beriman tersebut hanya memohon pertolongan kepada Allah سبحانه و تعالى semata, maka pada saat itulah justeru pertolongan Allah سبحانه و تعالى akan segera datang. Dan tawakkal kepada Allah سبحانه و تعالى tersebut haruslah merata berlaku di segenap lini barisan kaum mukminin, baik Rasul maupun para pengikutnya, baik pemimpin maupun pengikutnya. Tidak boleh ada satupun lapisan kaum mukminin yang mengharapkan selain pertolongan Allah سبحانه و تعالى . Jangan sampai lapisan grassroot (akar rumput) para pengikut misalnya berharap kepada Allah سبحانه و تعالى , namun jajaran para pemimpin malah ada yang diam-diam mengharapkan bantuan dari kaum kuffar ataupun kaum munafik..!

حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

“...sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al-Baqarah [2] : 214)

Dan tawakkal kepada Allah سبحانه و تعالى yang dituntut ialah tawakkal yang sempurna dan totalitas, bukan tawakkal yang parsial atau setengah-setengah. Tawakkal yang dituntut bukan hanya tawakkal kepada Allah سبحانه و تعالى dalam memohon pertolongan, yaitu dalam bentuk do’a, sholat lima waktu secara disiplin dan tepat waktu berjamaah di masjid, sholat tahajjud di tengah malam, berpuasa baik wajib maupun sunnah dan berbagai bentuk ibadah ritual lainnya. Tawakkal yang ditunutut hendaknya meliputi kefahaman dan keyakinan bahwa Islam mencakup baik urusan ritual, individual, sosial, politik, ekonomi, budaya, militer maupun segenap aspek kehidupan lainnya. Ia tidak mau menyerahkan urusan ibadahnya menurut ajaran Islam, namun urusan falsafah hidup bermasyarakat dan bernegara diserahkan kepada man-made ideologies (ideologi bikinan manusia). Ia tidak rela mengembangkan aspek ekonomi menurut aturan syariah sementara urusan politik berjalan mengikuti sistem politik produk kaum barat Yahudi-Nasrani. Sebab sikap seperti itu bukanlah bentuk sempurna bertawakkal kepada Allah سبحانه و تعالى semata.

Tawakkal sempurna kepada Allah سبحانه و تعالى akan menuntut orang-orang beriman supaya mengembalikan segenap urusan kepada petunjuk, aturan dan hukum Allah سبحانه و تعالى dan sesuai dengan tuntunan teladan utama orang-orang beriman yakni Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم. Demikianlah Allah سبحانه و تعالى gambarkan potret kumpulan manusia beriman terbaik yang selalu menghiasi panggung sejarah dunia.

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيقًا

Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS. An-Nisa [4] : 69)

Kumpulan para Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang saleh merupakan manusia-manusia yang senantiasa istiqomah di atas jalan lurus yang Allah سبحانه و تعالى bentangkan untuk mencapai keselamatan di dunia dan di akhirat. Mereka tidak pernah memiliki keraguan akan kekuasaan dan kedaulatan Allah سبحانه و تعالى . Mereka tidak pernah silau dan kagum sehingga menjadi inferior alias keder menyaksikan kesewenang-wenangan kaum kuffar ketika Allah سبحانه و تعالى izinkan mereka berkuasa sejenak di dunia. Bila Allah سبحانه و تعالى taqdirkan mereka hidup dalam potongan zaman dimana kaum kuffar berkolaborasi dengan kaum munafiq memimpin dunia tanpa petunjuk Allah سبحانه و تعالى , maka kaum beriman ini tidak surut dari jalan Allah سبحانه و تعالى betapapun tidak populernya sikap dan jalan yang mereka pilih.

Orang-orang beriman sejati adalah mereka yang tidak sudi memilih petunjuk, arahan, bimbingan kecuali yang jelas-jelas bersumber dari Allah سبحانه و تعالى dan RasulNya Muhammad صلى الله عليه و سلم Mereka tidak akan rela memilih agama, jalan hidup, way of life selain Dienullah (agama Allah سبحانه و تعالى), Dienul-Haq (agama yang benar), Al-Islam. Dan mereka tidak meragukan sedikitpun agama Allah سبحانه و تعالى Al-Islam tersebut. Mereka sangat yakin bahwa agama Allah سبحانه و تعالى harus dilaksanakan secara keseluruhannya tanpa pemilahan dan pilih-pilih. Mereka tidak mudah ditipu oleh ajaran modern sesat Sekularisme. Suatu ajaran batil yang menyuruh ummat Islam agar memisahkan urusan agama dengan urusan kehidupan sehari-hari. Suatu ajaran yang mengatakan bahwa agama hendaknya diberlakukan sebatas dalam urusan kehidupan pribadi belaka atau di ruang lingkup masjid saja, sedangkan segenap urusan hidup seperti sosial, politik, budaya, ekonomi dan lain sebagainya hendaknya diatur berdasarkan rumusan teori-teori modern sesat produk kaum kuffar barat. Justeru orang-orang beriman sangat yakin dan tawakkal sepenuhnya kepada dienullah Al-Islam karena ia adalah sebuah ajaran yang syamil (menyeluruh), kamil (sempurna) dan mutakaamil (saling menyempurnakan). Dan mereka sangat ragu bahkan menolak berbagai teori, ajaran, konsep, ideologi, pandangan hidup, aturan hidup yang bersumber dari selain Allah سبحانه و تعالى Sebab bagaimana mungkin kaum beriman ragu kepada ajaran Allah سبحانه و تعالى padahal Dia adalah Yang Menciptakan langit dan bumi dan segenap makhluk di antara keduanya. Sementara apa yang telah dibikin oleh para manusia kuffar yang katanya cerdas dan berhasil menelorkan berbagai teori, konsep, ideologi, pandangan hidup, aturan hidup yang pantas menjadi pegangan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara di era modern ini?

Saudaraku,
Sudah tiba masanya bagi kita ummat Islam yang mengaku beriman untuk secara serius ber-tawakkal hanya kepada Allah سبحانه و تعالى dan segenap ajaranNya. Hendaknya kita berusaha mengokohkan keyakinan kita bahwa hanya dengan kembali kepada Allah سبحانه و تعالى sebagai Rabb, Al-Islam sebagai dien (jalan hidup) dan Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم sebagai teladan utama serta Al-Quranul Karim sebagai dustur (konstitusi) sajalah kita akan memperoleh pertolongan Allah سبحانه و تعالى

Hanya dengan bertawakkal dalam arti sebenarnya kepada Allah سبحانه و تعالى sajalah kita bakal sukses menghadapi berbagai fitnah yang mengelilingi hidup kita di era Akhir Zaman ini. Mari saudaraku, kita pastikan diri dan keluarga kita semuanya benar-benar hanya dan hanya ber-tawakkal kepada Rabb, Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa alam raya, yakni Allah سبحانه و تعالى . Jika semakin hari semakin banyak ummat Islam yang bersikap demikian, maka percayalah insya Allah pertolongan Allah سبحانه و تعالى tidak lama lagi akan datang menghampiri ummat Islam. Amiin ya Rabbal ‘aalamiin.

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu(cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat. (QS. Al-Baqarah [2] : 214)

Marilah kita kembangkan diri dan keluarga kita menjadi kaum beriman yang benar-benar sabar menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang kian menghebat di Akhir Zaman ini. Lalu kita pastikan bahwa jiwa tawakkal kepada Allah سبحانه و تعالى menghiasi segenap aspek hidup. Jadilah kaum beriman yang tidak pernah ragu untuk hanya dan hanya bergantung kepada Allah سبحانه و تعالى dalam keadaan senang maupun susah.
(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

"Cukuplah Allah سبحانه و تعالى menjadi Penolong kami dan Allah سبحانه و تعالى adalah sebaik-baik Pelindung." (QS. Ali Imran [3] : 173)

Read more